Wisata BudayaWisata JogjaWisata Kuliner

Destinasi Jogja : Pasar Beringharjo “Pasar Legend”

destinasi jogja pasar beringharjo

Destinasi Jogja Emak-Emak

Kalo nanya emak-emak, Destinasi Jogja tuh apa? Pasti Jawabnya Pasar Beringharjo. Pasar Beringharjo adalah pusat grosir terbesar di Yogyakarta. Alamatnya masih satu kompleks dengan jalan Malioboro, sedangkan alamat resminya adalah jalan Ahmad Yani, Ngupasan, Gondomanan, kota Yogyakarta. Berada di pusat kota membuat Beringharjo sebagai pasar tradisional teramai di Jogja. Meskipun disebut pasar tradisional, namun kondisi bangunannya sebenarnya sudah sangat maju dengan tata ruang memadukan unsur modern dengan tradisional.

Untuk masuk ke pasar yang menjadi destinasi jogja ini paling mudah tentu saja melalui pintu yang di area Malioboro itu. Nantinya di gerbangnya ada semacam gapura bertuliskan Pasar Beringharjo dalam huruf latin dan serangkai aksara Jawa di bawahnya. Bangunannya dicat warna hijau tua, kombinasi kuning keruh keemasan. Ketika masuk ke dalamnya, akan ditemukan banyak kios-kios yang menjajakan pakaian.

Sejarah Pasar Beringharjo

Sejarah berdirinya pasar Beringharjo sangat panjang, ini tak lepas pula dengan sejarah keraton Yogyakarta, terutama di bidang ekonomi. Diceritakan dalam sejarahnya bahwa pasar ini dulunya adalah hutan yang didominasi pohon-pohon beringin, nama Beringharjo sendiri maksudnya adalah “Beringin yang sejahtera”. Perjalanan sejarah pasar Beringharjo terjadi dari tahun 1758 hingga sekarang dan esok, selamanya.

Bangunan pasar Beringharjo masih memadukan undur kolonial Eropa dan Jawa, terutama dari luarnya. Namun saat masuk ke dalamnya, kini sudah banyak berubah. Telah dipasang pula tangga berjalan yang membawa ke lantai atas. Pasar ini secara khusus menjual pakaian, barang antic, hasil kerajinan dan kuliner khas Yogyakarta. Tersedia pula foodcourt untuk menyantap aneka masakan Nusantara seperti Soto, Bakso, Rawon dan Pecel.

Grosir Jogja

Tidak seperti pasar semi tradisional pada umumnya yang menekankan penjualan pada eceran, justru pasar Beringharjo juga terkenal sebagai pusat grosir. Jadi kalau ingin kulakan barang-barang, terutama produk garmen dan hasta karya, maka di sinilah lokasi terbaik dan termurahnya. Tidak ada tempat lain sepertinya yang menjual baju semurah di Beringharjo. Oleh karena banyaknya pedagang yang menawarkan dagangan yang sama, maka jangan ragu buat menawar untuk mendapatkan harga terbaik!

Pasar ini sangat ramai situasinya, jadi berhati-hatilah saat berjalan di kerumunan. Pastikan membawa tas dan dompet dengan benar, agar tidak jatuh, apalagi dicopet. Namanya kejahatan kan bisa terjadi di mana saja. Dan waktu terbaik mengunjungi pasar ini adalah pagi hari atau sore sekalian, agar hawa udaranya tidak terlalu panas dan pengap.

Uniknya, meskipun disebut pasar, namun di lantai atasnya itu kondisi bangunan dan fasilitas sangat mirip dengan mall, berkeramik dan ada AC- nya pula atau kipas angin. Sangat nyaman untuk berburu kuliner murah dengan harga yang wajar.

Belakangan ini pamor kulineran di Malioboro memang sedang meredup. Apalagi kalau beli makanan di kedai-kedai pinggir jalan dan kaki lima. Banyak pedagang yang nakal mementung harga terlalu tinggi bagi wisatawan. Nah, kalau tidak mau kena pentung saat ke Malioboro, alangkah baiknya melipir sejenak kulineran di Pasar Beringharjo, terutama di foodcourtnya yang sangat sederhana, menu lengkap dan harga terjangkau. 

www.mahananitours.com

-ASH-

 

Bagikan halaman ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *