Wisata JogjaWisata Kuliner

Kuliner Jogja “Sayur Nangka itu namanya Gudeg”

wisata jogja dengan kuliner khas "Gudeg"

Wisata Kuliner Jogja

Manis! Hal pertama yang terpikir tentang kuliner Jogja. Sangat terwakili oleh Gudeg yang memang ada rasa manis dalam masakan tersebut. Ikon wisata kuliner di Jogja yang sudah sangat terkenal. Rasanya belum lengkap kalau seorang wisatawan belum menjadikan gudeg sebagai salah satu tujuan wisata kuliner selama di Jogja. Sangat Khas sebagai andalan kuliner Jogja. Gudeg disajikan dengan dua cara, yaitu gudeg basah dan Gudeg kering. Perbedaan hanya pada banyaknya kuah Gudeg tergantung dengan selera penikmat. Sedangkan lauk yang wajib untuk Gudeg adalah ayam (suwir), telor bulat dan sambel goreng krecek. Bisa semua bersamaan atau salah satu dan salah dua yang dipilih. Bahan dasar untuk Gudeg yang digunakan adalah buah nangka yang masih muda. Dengan proses memasak yang cukup lama dan bumbu yang lengkap diolah dalam waktu kurang lebih 6 jam.

Sayur Lodeh Nangka

Ada satu hal unik tentang Gudeg yang pernah penulis rasakan. Jadi di daerah Jogja sangat lazim masyarakat memasak sayur nangka dalam bentuk lain. Bukan di masak Gudeg namun lebih kepada jenis masakan “Lodeh”. Ibu penulis juga sering memasak sayur nangka dengan metode lodeh. Dan biasanya kalau sayur yang tidak habis dimakan akan di panasi agar bisa dimakan kemudian hari. Suatu kali saat memasak sayur nangka namun tidak habis dikemudian hari dipanasi lagi, dihari tersebut sayur nangka yang dimasak tidak habis juga. Maka sayur nangka tersebut memasuki hari ketiga. Saat hendak mengambil sarapan, dan yang terhidang adalah sayur nangka yang sudah tiga hari dan telah habis kuah dari sayur lodehnya. Penulis menyangka bahwa sayur lodeh nangka tersebut adalah Gudeg. Wah ibu sudah memasak Gudeg di pagi buta. Dan penulispun menanyakan kepada ibunda tercinta bangun jam berapa kok sudah terhidang Gudeg. Hal yang cukup menggelikan bagi penulis setelah mendengar jawaban dari ibu. Ternyata Gudeg yang terhidang adalah sayur lodeh nangka yang sudah beberapa kali dipanasi. Setelah penulis selesai sarapan penulispun membandingkan dengan sayur lodeh nangka dengan Gudeg. 

Gudeg Yang Khas

Ternyata cukup banyak perbedaan sayur lodeh nangka dan Gudeg. Yang paling menonjol adalah rasa manis yang tidak ada pada sayur lodeh nangka. Dikarenakan kuah yang telah habis karena diambil dan dipanasi menjadikan Sayur lodeh nangka tersebut terasa gurih dan tidak muncul rasa manis seperti Gudeg. Jadi yang bisa penulis simpulkan dari kejadian tersebut adalah betapa lamanya proses pembuatan Gudeg.

Sebagai pelengkap dari Kota Wisata Yogyakarta, tak salah Gudeg memiliki proses yang panjang dalam pengolahannya. Sedangkan tingkat kerumitan dari memasak Gudeg sendiri memang sangat tinggi. Tekstur dan empuknya dari daging buah nangka pada Gudeg tidak akan didapat apabila melewati salah satu proses panjang nan rumit tersebut. Seperti halnya sebuah master piece, Gudeg akan selalu diproses dengan detail dan rumit untuk menghasilkan citarasa yang tinggi. Dan Wisata Yogyakarta memiliki sebuah permata indah bernama Gudeg yang dapat selalu mengundang para Wisatawan untuk selalu datang dan menikmati berbagai keindahan kota Yogyakarta. Dan percayakan perjalanan wisata anda bersama Mahanani Tour yang telah berproses panjang dan lama dalam melayani perjalanan Wisata di Yogyakarta. Salam Pariwisata.

www.mahananitours.com

-ASH-

Bagikan halaman ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *