Uncategorized

Wisata Jogja Terbaru : Telaga Biru Semin

wisata jogja terbaru telaga biru semin

Wisata Jogja Terbaru

Salah satu wisata Jogja Terbaru dan cukup hits adalah Telaga Biru Semin. Telaga Biru Semin adalah sebuah danau buatan yang diciptakan secara tidak sengaja akibat penambangan batu putih oleh rakyat Semin, perbatasan antara kabupaten Gunung Kidul dengan Sukoharjo. Danau ini memang berwarna biru kehijauan airnya karena airnya dipenuhi oleh ganggang dan lumut. Hingga kini, akivitas penambangan batu putih di sana masih dilakukan, maka diperkirakan ke depannya akan muncul lagi kolam- kolam danau begini.

Untuk mencapai lokasi ini bisa mengambil rute dengan 2 jalur jika dari pusat kota Yogyakarta, yaitu masuk jalan Solo hingga Watu Kelir yang jaraknya 60 km, maupun jalan Wonosari hingga Watu Kelir yang hanya berjarak 25 km. Semua moda kendaraan tentunya bisa masuk ke area sini, kecuali sepertinya bus yang ukurannya terlalu besar mungkin akan kesulitan. Untuk masuk ke sini gratis atau tidak dikenakan biaya sama sekali, sedangkan untuk parkir dipungut biaya Rp2000 untuk motor dan Rp5000 untuk mobil.

Pemandangan Indah

Mengapa wisata ini menarik dikunjungi dalam daftar list wisata Jogja terbaru? Tak lepas dari pemandangan telaga biru semin ini yang memang indah. Jika dilihat hanya dengan bola mata, pemandangannya akan mengingatkan pada danau-danau biru lain di Indonesia, seperti telaga warna. Namun dengan teknik fotografi yang mumpuni, berfoto dengan latarbelakang telaga semin bisa menciptakan Raja Ampat Effect. Ini karena danau semin ini terdiri dari beberapa kolam-kolam kecil yang berdekatan. Bila menggunakan kamera fish eye misalnya, maka akan menimbulkan kesan sedang di Raja Ampat.

Terlepas dari bagaimana keindahan fotografi di sini, telaga biru semin masih perlu banyak pembenahan terkait dengan tata ruang dan pengelolaan retribusi tiket masuknya. Mungkin saja pemda maupun warga kesulitan komersialisasi secara penuh kawasan telaga biru semin ini karena masih beroperasinya tambang batu putih di kawasan semin. Tiap harinya truk-truk pengangkut batu lalu-lalang untuk mengambil hasil tambang. Batu putih ini konon digunakan untuk membuat kerajinan tangan dan material bangunan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi telaga biru semin adalah di pagi dan sore hari karena tidak akan terlalu panas. Tapi kalau datangnya siang hari, jangan lupa pakai sunblock dan bawa payung untuk mencegah dehidrasi dan kesilauan. Oleh karena kawasan ini belum begitu komersil sebagai lokasi wisata, sebaiknya para pengunjung juga membawa bekal makanan dan minuman sendiri.

Telaga biru semin hanya bisa dinikmati dari ketinggian saja, jadi tidak disarankan buat dekat-dekat turun dari tebing menuju ke kolamnya karena sebenarnya kedalaman kolamnya ini cukup dalam juga, sedalam sumur air pada umumnya. Mengingat kolam ini juga tercipta karena batuan yang terus diambil, membuat air tanah jebol naik. Selain itu, para pengunjung juga wajib menaati peraturan seperti jangan membuang sampah sembarangan.

www.mahananitours.com

 

-ASH-

Bagikan halaman ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *